Translate

Kamis, 26 April 2012

pulau banyak

Kepulauan Banyak adalah satu kecamatan di Kabupaten Aceh Singkil. Untuk mencapai Pulau Bengkaru, setiap orang harus menuju Singkil terlebih dahulu. Perjalanan dari Medan bisa ditempuh dengan angkutan umum sekitar 8 jam. Ada juga Nusa Buana Air yang menyediakan penerbangan ke Singkil, tapi hanya 2 kali seminggu, Sabtu dan Senin pagi. Dan setiap pengunjung diwajibkan mengkonfirmasi terlebih dahulu ke Yayasan Pulau Banyak (YPB).
Tahun 2006, Maggie Muurmans, seorang ahli penyu dari Belanda dan Mahmud Bengkaru menghidupkan kembali Yayasan Pulau Banyak yang sempat mati suri akibat tsunami dan konflik berkepanjangan di bumi Aceh Darusalam. Dengan menggaet beberapa rekan kerja baru dan didukung LSM Yayasan Eko Lestari (YEL) yang berbasis di Medan dan Paneco –salah satu LSM berbasis di Swiss, mereka menggiatkan kembali kegiatan konservasi penyu dan ekowisata di pulau Bengkaru.

Tujuannya tidak lain untuk menjaga dan melestarikan kehidupan penyu hijau yang diambang kepunahan akibat terjaring nelayan, perdagangan telur penyu, para pengkonsumsi daging penyu, dan orang-orang yang menjadikan penyu sebagai hiasan/cinderamata. Belum lagi ulah manusia yang membuang sampah ke laut seperti gabus atau plastik yang mengakibatkan kematian bila termakan oleh tukik (anak penyu).

Untuk mencegah kepunahan tersebutlah, organisasi ini memberikan penyuluhan kepada masyarakat, mengadakan workshop, pertemuan dengan tokoh masyarakat hingga membuat program pendidikan di sekolah untuk melestarikan sumber daya alam sekitar. Selain itu mereka juga menyediakan tempat bagi mahasiswa lokal maupun internasional untuk melakukan penelitian di pulau tersebut sebagai sukarelawan.

Masuk ke pulau konservasi penyu ini dikenakan biaya karena termasuk wilayah konservasi. Biayanya biasanya per paket. Termasuk dalam paket ini menginap 3 hari 2 malam, makan 3 kali sehari, dan transportasi antar jemput. Kesempatan 3 hari 2 malam tersebut diberikan agar mendapat kesempatan melakukan patroli penyu di malam hari.

Penyu yang singgah di pulau ini biasanya penyu hijau, tapi bila sedang musim, penyu sisik dan penyu belimbing, yang disebut 'nenek moyangnya penyu' juga kerap mampir. Satu keberuntungan yang luar biasa bila Anda bisa bertemu dengan penyu belimbing ini.

Biasanya, patroli dilakukan setelah makan malam, sekitar pukul 8 malam. Sepatu, senter, dan jaket merupakan peralatan yang wajib dibawa. Dan yang tidak boleh lupa, snack dan air minum tentunya. Kalau sampai lupa membawanya, dijamin waktu menunggu terasa semakin lama karena yang bisa dilakukan disana hanyalah menunggu dan menunggu.

Saat tiba di Pantai Penyu/pantai Amandangan pun senter harus dimatikan, karena penyu sangat sensitif terhadap cahaya. Mereka bisa mengurungkan niatnya untuk mampir jika melihat cahaya dari arah pantai. Kalau cukup beruntung, kita bisa melihat hingga 5 ekor penyu hijau dari 7 penyu yang singgah. Jika sedang musim (November- Maret) patroli bisa dilakukan 2 shift hingga pagi.

Di sini pula petugas berkesempatan memberi tagging. Tag ini bertuliskan nomor sehingga memudahkan pendataan apabila penyu ini kembali ke pantai Amandangan. Tagging ini juga memberi informasi batas terendah dari populasinya. Informasi ini akan menolong melindungi penyu. Selain diberi tagging, penyu ini juga didata, diukur panjang lebarnya, penyu yang ke berapa singgah ke pantai, apa yang ia lakukan, dan jumlah telurnya. Bagi penyu belimbing, micro chip diimplant agar memudahkan pengidentifikasian di negara-negara lain yang disinggahinya seperti Madagaskar dan India.

Seekor penyu hijau bisa mencapai panjang 80-90 cm dengan lebar 70-80 cm. Lain halnya dengan penyu belimbing yang bisa mencapai panjang hampir 2 meter. Penyu dalam 1 periode ( 2 minggu) bisa singgah di pantai 4 sampai 6 kali. Tidak di setiap persinggahan penyu-penyu ini bertelur, biasa hanya 2 kali persinggahan. Penyu bertelur setelah usia 25 tahun dan sekali bertelur bisa menelurkan 100-150 butir telur. Dari sekian banyak telur yang menetas, tidak semua bertahan hidup. Biasa hanya 2-3 ekor yang bertahan.

Banyak faktor yang mengakibatkan tukik- tukik ini tidak bisa bertahan. Faktor tangan manusia, faktor alam, seperti biawak yang memakan tukik ketika berjalan menuju pantai, kepiting yang membunuh di pinggiran pantai, ikan kerapu dan ikan hiu yang menjadi predator di laut, dan juga faktor alam menjadi penyebabnya. Nah, fungsi petugas YPB inilah menjaga tukik-tukik yang menuju ke pantai dari serangan biawak, elang ataupun kepiting.

Biasanya tukik menetas di pagi hari. Di Bengkaru ini Anda bisa melihat tukik-tukik keluar dari sarangnya, berjalan berlomba menuju laut lepas. Menariknya, anak- anak penyu ini adalah penyu- penyu liar, bukan dari penangkaran. Sungguh pemandangan luar biasa.
beberapa photo yg diambil..



http://api.ning.com/files/evZ2vRBCgkN8OXKhdkDSXHIdo*368A8bLxqMIQjbre5UPlevycdCXOW0oY0YAp2fQIUhiIJrxadrfySIE9ZBZ3YKTusWdeDh/ResizeofP3100411.JPG

http://www.acehturtleconservation.org/seaturtlepulaubanyakonline/wp-content/gallery/people/bay-of-plenty-banyak-islands.jpg

palau semelue

Pulau Simeulue atau Simalur merupakan pulau yang berada di barat Sumatera. Berada kurang lebih 150 km dari lepas pantai barat Aceh, juga merupakan pulau pemerintahan Kabupaten Simeulue di tengah Samudra Hindia. Posisi geografisnya terisolasi dari daratan utama, hiruk-pikuk konflik di Aceh daratan tidak pernah berimbas di kawasan ini, bahkan tidak ada pergerakan GAM di kawasan kepulauan ini.
Pulau ini terkenal dengan hasil cengkehnya. Penduduk kawasan ini juga berprofil seperti orang Nias, dengan kulit kuning dan sipit seperti layaknya orang Tionghoa dan mempunyai bahasa yang berbeda dengan Aceh daratan. Hampir seluruh penduduk kepulauan ini beragama Islam. Setelah masa keemasan cengkeh mulai menurun, sebagian besar masyarakat Simeulue mulai beralih ke perkebunan sawit dan tanaman horikultura sebagai mata pencarian sehari-hari.
disini terdapat juga pantai yang sangat luar biasa indanya , dibaeah ini ada beberapa photo yang diambil.

http://cutlie.files.wordpress.com/2010/08/img_0166.jpg

http://multiply.com/mu/tianarief/image/2/photos/upload/300x300/Qd4CuQoKCkQAAG3gN4M1.jpg/Simeulue-island.jpg?et=glQf6llloFh1Zk29tpLq5g&nmid=1071817

http://dkp-simeulue.com/foto_berita/38pulaukecil.JPG

http://rayasailing.com/wp-content/uploads/yapb_cache/oma_0241.404rioyhtoiswo4kcokw8g4k0.3il5fsc5gu04ocscgo0ocgs08.th.jpeg

Rabu, 25 April 2012

Tapaktuan - aceh selatan

Tapak Tuan adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Nanggröe Aceh Darussalam, Indonesia. Tapak Tuan juga berperan sebagai ibukota dan pusat pemerintahan Kabupaten Aceh Selatan. Tapaktuan mempunyai makanan khas yaitu 'Kue Pala. Tapaktuan juga dikenal dengan sebutan Kota Naga
tempat - tempat wisata di tapaktuan

1.Kuburan dan tapak si tuan
Makam Tuan Tapa Terdapat di Gampong Padang Kecamatan Tapaktuan – di depan Mesjid Tuo. Dalam pertarungan antara Tuan Tapa dengan Dua ekor Naga karena memperebutkan Ptroe Bungsu, Akhirnya Tuan Tapa berhasil mengalahkan kedua naga tersebut. Sang Putri pun dapat kembali bersama orang tuanya, tetapi keluarga itu tidak kembali ke Kerajaan Asralanoka. Mereka memilih menetap di Aceh. Keberadaan mereka di Tanah Aceh diyakini sebagai cikal bakal masyarakat Tapaktuan.
Setelah kejadian itu, Tuan Tapa sakit. Seminggu kemudian Tuan Tapa meninggal dunia pada Bulan Ramadhan Tahun 4 Hijriyah . Jasadnya dikuburkan di dekat Gunung Lampu, tepatnya di depan Mesjid Tuo Kelurahan Padang, Kecamatan Tapaktuan, dan hingga sekarang makam manusia keramat itu masih bisa kita saksikan. Makam Tuan Tapa itu sudah pernah mengalami beberapa kali pemugaran semasa Pemerintahan Belanda.
Konon menurut legenda, dulu hiduplah sepasang naga jantan dan naga betina yang hidup di pegunungan.Mereka sangat menginginkan seorang anak.Karena itu siang dan malam kedua hewan itu berdoa, maka akhirnya impian untuk memiliki si buah hati tercapai juga. Mereka menemukan seorang bayi perempuan yang hanyut terapung-apung di tengah lautan. Bayi perempuan itu diberi nama Putri Bungsu, mereka asuh dan pelihara dengan penuh kasih sayang. Meskipun bayi itu adalah seorang manusia.
Dari hari ke hari bayi itu terus menanjak remaja dan menjadi seorang putri yang cantik jelita. Pada suatu ketika muncul kedua orang tua Putri Bungsu dari Kerajaan Asralanoka (sebuah kerajaan di pesisir India Selatan) untuk mencari sang bayinya yang hanyut 17 tahun yang lalu. Saat meminta kembali putrinya, terjadi pertengkaran dengan sang naga.
Ketika terjadi pertengkaran itulah muncul seorang seorang manusia yang bernama Tuan Tapa dari tempat persemediannya di daerah Goa Kalam. Tuan Tapa meminta kesediaan sang naga untuk mengembalikan Putri Bungsu kepada orang tuanya. Tapi naga menolak dan mereka malah menantang Tuan Tapa untuk berduel. Lantas terjadilah pertarungan sengit antara naga dan Tuan Tapa, yang akhirnya pertarungan itu dimenangkan oleh Tuan Tapa. Putri Bungsu berhasil diselamatkan dan diserahkan kepada orang tuanya.
Dari hari ke hari bayi itu terus menanjak remaja dan menjadi seorang putri yang cantik jelita. Pada suatu ketika muncul kedua orang tua Putri Bungsu dari Kerajaan Asralanoka (sebuah kerajaan di pesisir India Selatan) untuk mencari sang bayinya yang hanyut 17 tahun yang lalu. Saat meminta kembali putrinya, terjadi pertengkaran dengan sang naga.
Ketika terjadi pertengkaran itulah muncul seorang seorang manusia yang bernama Tuan Tapa dari tempat persemediannya di daerah Goa Kalam. Tuan Tapa meminta kesediaan sang naga untuk mengembalikan Putri Bungsu kepada orang tuanya. Tapi naga menolak dan mereka malah menantang Tuan Tapa untuk berduel. Lantas terjadilah pertarungan sengit antara naga dan Tuan Tapa, yang akhirnya pertarungan itu dimenangkan oleh Tuan Tapa. Putri Bungsu berhasil diselamatkan dan diserahkan kepada orang tuanya.
ini ada photo makam tuan

http://jagadfakta.files.wordpress.com/2011/08/makam-tuan-tapa.jpg

dan dibawah ini photo tapak kaki tuan

http://acehdesain.files.wordpress.com/2010/05/tapaktuan_acehdesain1.jpg  Ukuran jejak kaki tersebut adalah 3 x 1,5 meter. Jejak kaki yang sebelah kanan, berada di pinggir laut diatas sebuah batu. Sedangkan jejak kaki sebelah kiri berada di dalam kota di atas tanah. Antara jejak satu dan yang satunya lagi lebih kurang berjarak 500 meter. Diberilah nama daerah yang terdapat jejak

2. Air terjun tingkat tujuh
terletak sekitar 200 km di selatan Meulaboh. Air Terjun Tingkat Tujuh, Disebut demikian karena air baru sampai ke permukaan tanah setelah melewati tujuh buah terjunan dan setiap lokasi terjun membentuk sebuah kolam di mana kolam tersebut bisa dimanfaatkan pengunjung untuk mandi mandi.
http://anaktaluak.files.wordpress.com/2009/03/tingkat-tujuh-waterfall.jpg

3.Pantai batu berlayar tapaktuan
Pantai Batu Berlayar terletak di pesisir Keacamata Sama Dua , Kabupaten Aceh Selatan ini memiliki panorama yang indah di sekitar lepas pantai. Selain indah dengan pemandangannya, di pantai ini juga bisa dijadikan tempat untuk memancing ikan.
Pulau Batu Berlayar ini berukuran sangat mini. Kita dapat mengitari keliling pulau ini hanya dengan berjalan kaki dalam waktu kurang dari 10 menit.
Sesuai dengan namanya, dan juga terlihat dari foto di atas, di Pulau Batu Berlayar ini terdapat batu yang mirip layar.
ini beberapa photo yg diambil
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEjq-2JAExgGIM09sOL04IXZ-pZXtAZA38PChihlfywBxZJUtiaakCIcYtjyyVkcXc0Viuoi7-rigQdvTPx_MKS-AuL3AMoGVNWkIrzBe2VMoTvZSZecuYf8lUi-I0xlDN1ndgzRg0dA5P/s1600/pulau+batu+berlayar2.jpg

http://jagadfakta.files.wordpress.com/2011/08/the-beach-tapaktuan.jpg

http://4.bp.blogspot.com/_zhKBylRuGyQ/TQS6mkNbDLI/AAAAAAAAAEw/29bZ4b0N0L0/s640/SURFING+TAPAKTUAN+ACEH+SELATAN.jpg 




takengon - aceh tengah

Kota Takengon adalah Ibukota dari Kabupaten Aceh Tengah. Kabupaten Aceh Tengah berada di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) menyimpan potensi wisata alam yg kaya dan indah, masyarakat yang ramah, hawa yang sejuk dan udara yang menyegarkan akan menyapa siapa saja yang datang ke dataran tinggi Gayo. Danau Laut Tawar ini merupakan salah satu objek wisata yang istimewa di Kab.Aceh Tengah, keistimewaan danau ini selain pemandangannya yang indah dan airnya yang tidak asin, terdapat pula empat gua yang mengelilingi danau tersebut. Danau tersebut luasnya hampir seperti laut, karna itu masyarakat menyebutnya Danau Laut Tawar. Kota Takengon merupakan kota yang sejuk dan berudara bersih di NAD
Kota Takengon terletak berdekatan dengan Kabupaten Bener Meriah, dan sekitar 100KM dari Kota Bireun
Untuk menuju ke Takengon, dapat dicapai melalui jalan darat dan udara. Dari Kabupaten Bireun menuju ke arah barat, kita dapat menempuh jalan darat sekitar 100KM melalui jalan di pergunungan yang indah dengan melewati Kabupaten Bireun dan Bener Meriah. Dari arah barat, kita dapat mencapai daerah ini lewat darat juga melalui kabupaten Aceh Barat. Selain dari darat, dapat juga melalui udara dengan pesawat kecil.
beberapa tempat wisata di takengon
1. Panorama Pantan Terong
Alamat Lokasi : Kecamatan Bebesen, jarak tempuh sekitar 7,5 km dari Kota Takengon
Objek wisata ini memiliki beberapa fasilitas pendukung untuk wisatawan seperti; Musolla, Gazebo, Helypet dan Cafe. Posisi Pantan Terong yang tinggi ini dapat dijadikan lokasi terbang layang (gantole)
beberapa photo yang diambil
http://i106.photobucket.com/albums/m252/gurnadi/takengon/IMG_0720.jpg

http://commondatastorage.googleapis.com/static.panoramio.com/photos/original/11732068.jpg

2. Pantai Menye
Alamat Lokasi : Kota Kecamatan Bintang, tepatnya di sebelah timur danau Laut Tawar
Lokasi : Ada dua rute perjalanan yang bisa dicapai yaitu jalur utara dan selatan. Bila melalui jalur utara Anda bisa melalui Takengon sekitar 18 Km, dan bila melalui jalan selatan jarak tempuhnya agak lebih panjang sekitar 24 Km dengan waktu tempuh 20 sampai 30 menit.
Pantai Menye (Pantai Manja) menjadi salah satu obyek wisata menarik.Pantai ini tidak saja strategis secara geografis, tetapi juga memiliki pemandangan yang sangat menawan.
beberapa photo yang diambil
http://multiply.com/mu/bumblebee007/image/N4pIlG3ylSM2oMS9h6mmMg/photos/1M/300x300/512/IMGP3587.JPG?et=fXzO%2Cc8fMFSPm0aF0KPqRw&nmid=0

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgqM4Z5OPGO2-hH6_idu8GtIbtxWCzu4mGdwyVJ-v9vK98NVD1yVgySreT9voGgnXn5RPMCvBtcmRMEhl8noFcSDJPFZ6bjPmvORYiQnz4k6zQKcwnYas4ezAir3ks46MigFGCUfqv-c-Ux/+Laut+Tawar+2.jpg 

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjC15C5xPdMEB7fTNSZx9Nd9oQtoO3iyTAemh8YrG38_anft2hTE02MLO5gEwIVVNBKCLak94dc0dr0WbXvssXhWQQM8-cWYZHqjoLBgHxV-9B8J2TYNwqGYQCJQR9yQnuM21iBkZx3fyw/s320/06.jpg

3. Air Terjun Mengaya
Alamat Lokasi : Desa Mengaya, Kec.Bintang. Kabupaten Aceh tengah
Cara Menuju Lokasi : Jalan untuk menuju obyek wisata ini melalui jalan setapak.
Obyek Wisata Air Terjun ini berdekatan dengan obyek wisata Danau Lut Tawar. Melalui jalan setapak yang sudah beraspal, pengunjung bisa menikmati panorama hutan yang asri dan udara yang sejuk di sepanjang jalan menuju lokasi air terjun ini.
beberapa photo yang diambil
http://mw2.google.com/mw-panoramio/photos/medium/40799788.jpg

http://multiply.com/mu/bumblebee007/image/3A+1X0+3NjNhhkXudbFlEg/photos/1M/300x300/511/IMGP3598.JPG?et=6%2Ba1WpQ8cJqnFLvBZFDMIQ&nmid=0

4. Goa Loyang Koro
Alamat Lokasi : Terletak di desa Toweren, Kecamatan Laut Tawar, hanya 7 Km dari Kota Takengon
Cara Menuju Lokasi : Anda bisa menjangkau objek wisata ini dengan kendaraan bermotor, mobil dan becak motor khas Aceh.
Goa Loyang Koro adalah salah satu objek wisata yang terletak di kaki gunung Birahpanyang, sekitar 15 meter dari bibir pantai dengan kedalaman 20 meter. Ada dua versi sejarah dari goa ini, yang pertama menyebutkan bahwa goa ini dulunya adalah tempat bersembunyi Sultan Aceh dari kejaran tentara Belanda, ada juga versi lain yang menyebutkan bahwa pernah terjadi pertikaian antara pengembala kambing dengan pengembala kerbau yang menyebabkan runtuhnya dinding Goa sehingga jalan tertutup dan tidak dapat dilewati.
beberapa photo yang diambil
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEje-9WPAlKc8zdBhqVnbHAKwQVap8ZfsEmnXz1h898bDDeuB-n7AeeCVqR9sWhpWHgChRaqUmzTQLjwNvV623dTEswF-Ef15eKH3_XvquTqbcCDXhD2qxWo0CBsXGFwtFHN13dsWzLPoz76/+loyang+koro+1.JPG

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj_9rAaqFedphIqGQCLn3Q-JdiGN_mZcYafWBFjd75nZV_EBkvfQeqm39C3F3tLd-aimGizjnVljCwziA3n5l18s5TWjyqTRDkZLocTbXXtjzz12tqjc4fQ5kQHOYIYJ164sZaTNigK5-e3/+loyang+koro+2.jpg

5. Pacuan Kuda Tradisional Gayo
Alamat Lokasi : Blang Pebangka Pegasing - Aceh Tengah
Cara Menuju Lokasi : Bisa menggunakan transportasi umum
Pacuan Kuda merupakan atraksi khas dari tanah gayo, dan merupakan kegiatan event tahunan dari Kabupaten ini. Suasana ini terasa sangat kental dengan budaya pesta rakyat, karena memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berpartisipasi, dan menjadikannya obyek wisata budaya dan keluarga yang atraktif.
beberapa photo yang diambil
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEixV1UAg_0hUbCBpDahNgYK3qQh3sWlAe7wFWOo3s0LMm6aorlhalG0d3mfUOIfPEbqYMf0Key65wsCGh3SMU-Frh3osoToq0dD3Rjnmvk0zy2ysUTn6-Q9OWkE7CpM5fubKuidqX2glyxc/s1600/Foto0076.jpg 
 
http://images.detik.com/customthumb/2010/12/10/1026/detik_race5.jpg?w=600 
 
http://images.detik.com/customthumb/2010/12/10/1026/detik_race7.jpg?w=600 
 
6.Danau laut tawar
Danau Laut Tawar adalah sebuah danau dan kawasan wisata yang terletak di Dataran Tinggi Gayo, Kabupaten Aceh Tengah, Nanggröe Aceh Darussalam. Disisi barat danau ini terdapat sebuah kota kabupaten yaitu kota TAKENGON, yang juga merupakan ibu kota Kabupaten Aceh Tengah. Suku Gayo menyebut danau ini dengan sebutan Danau Lut Tawar. Luasnya kira-kira 5.472 hektar dengan panjang 17 km dan lebar 3,219 km. Volume airnya kira-kira 2.537.483.884 m³ (2,5lt)
beberapa photo yang diambil
http://acehprov.go.id/images/stories/image/pariwisata/Danau%20laut%20tawar.jpg

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEisBvlLyzXW3wwokH7T1qqGBc1dgQ8lzVc_welFVf0x4j8U3FN4nxX9XahAjZeG5y6PiOb0sb0gnXu646MjSO8T7vEtdrjciyrVExkrCEnxdvfoURSrtTdc7evQcGtH35_RCQ0lIeGLkaCN/s1600/danau-takengon-aceh.jpg 
 
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj02tGYDVzgHpMkLWKMnk9JV9gM3YZ0wcwGvX98xYkohYrQngtjZiqXe0PYY3K-iZmWKcrCZBjQpQqlelnO8i9cvCVr1Hfw_6RxptW1gfcX-Rb2dtrSGHTf2YPBAhDthMtLFiELnRZHZ6I/s400/laut+tawar3.JPG

http://farm5.static.flickr.com/4089/5106831334_5667e8ae93.jpg 
 
takengon di kenal juga dengan kopi nya.
 























































































































  



objek wisata di aceh - sabang

Sabang
Pantai Teupin Layeu
Pantai Teupin Layeu dan Teupin sirkui merupakan objek Wisata utama di Kota Sabang pantai ini berada di Gampong Iboih,22 Kilometer ke arah barat laut Kota Sabang .dapat ditempuh menggunakan  kendaraan umum dari pelabuahan Balohan selama 40 menit atau 30 menit dari Kota Sabang. Di pantai Teupin Layeu terdapat Cafe-Cafe dan rumah makan seta toko penyewaan
ini adalah beberapa photo yang diambil
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhVUUUy_8ltKdDFfGKRAhtus9KxxREQudJAyxrRbOG07jLlF8nn7PrVYv8GJRyqnPKKwir0KEwy7GWTk9IMs38mSciX2-HhTkhpLMq-zh1VG0sPgsicVL9j3kjw-yakqttyUq1h0ckRjbp8/

http://ippma.files.wordpress.com/2011/02/pulau-tsunami.jpg

http://kaumanyouth.files.wordpress.com/2012/01/pantai-teupin-layeu-aceh.jpg?w=259

http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRl97soxTdoqhZ2V9SuE_VScQzbh1mRXL7BxL4omuPJCHBQz6hqwln_Tw_n

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgpGkyx-ura5D71VuDwxo977nOzn0zCpZKBcv5ZOJX7ERxFrzrVRtWIxzyqX1pIioRfemqqgR94TtsI35WtdgIAOxiXDt69ahUBaX38O25EC75Rnvx_5auMpBOxVIodVFt99ju0CLgx9sQ/s1600/P7292779.JPG

http://indonesia.travel/public/media/images/upload/poi/Pantai%20Iboih%20(7).jpg

Gapang pulau weh
 Pantai Gapang adalah salah satu pantai yang cukup terkenal di wilayah Pulau Weh. Dengan perjalanan laut sekitar 7 km atau 23 km via darat melalui jalan aspal yang bagus, anda sudah bisa menuju pantai ini. Pantai Gapang adalah pantai yang landai, dengan banyaknya pohon peneduh yang menaungi pantai ini. Pasirnya putih dan garis pantainya pendek. Walaupun demikian, Gapang dan Iboih merupakan pusat kunjungan turis selama berada di Pulau Weh. Fasilitas dan kegiatan yang dapat anda lakukan cukup beragam. Kegiatan yang dapat dilakukan di pantai yang bersih ini adalah snorkeling dan menyelam. Hal ini dipermudah dengan adanya Lumba-Lumba Diving Center untuk mengakomodir kebutuhan turis akan kebutuhan olahraga minat ini. Dengan Rp. 15.000 saja masing-masing untuk snorkel dan sepatu katak, anda sudah bisa menikmati aktifitas snorkeling di pantai ini. Memang, layaknya pantai-pantai di seputaran Pulau Weh, ikan hias seperti clowfish atau yang biasa dikenal dengan “nemo”, angelfish, ikan bendera, barracuda kecil bahkan hingga moray eel dapat ditemukan di sini, bermain dan menyembul diantara anemon dan batu karang yang masih terlihat dengan jelas bahkan dari atas pantai. Ingin beristirahat? Jangan kuatir, seperti layaknya pantai utama di suatu daerah, pantai ini sudah dilengkapi dengan resort untuk menginap dari yang harganya murah hingga lumayan mahal.
ini beberapa photo yang diambil
http://www.lumbalumba.com/shop-big.jpg

http://oasisatjehhotel.com/images/sabang.png

http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQ4_FMGyXwN13UCNIcqhKr0dfoD9Jz5uSP3B8m_SY23AYzsZz5eB7G6gcDmlQ

http://img.okezone.com/content/2012/01/16/408/557860/oLbS5UZGOf.jpg

Benteng Anoi Itam
Benteng Anoi Itam adalah Benteng pertahanan Jepang, berada di atas bukit yang menjorok ke arah laut dan memiliki panorama yang sangat indah. Dinamakan Anoi Itam (pasir hitam), karena pasir pantainya berwarna hitam. Di sekitarnya juga terdapat lima benteng lain yang berukuran kecil dan sedang di renovasi Pemko Jepang.
ini beberapa photo yang diambil



http://mw2.google.com/mw-panoramio/photos/medium/39793552.jpg

http://dananwahyu.files.wordpress.com/2012/01/pantai_kasih1.jpg?w=570&h=321

http://lh3.ggpht.com/-AcONab88udU/TzaP0-09kLI/AAAAAAAAAGs/5cTuYHtDGVw/DSC03829.JPG

http://harian-aceh.com/wp-content/uploads/2011/08/Meriam_Jepang_Sabang.jpg

Tugu nol kilometer RI
Tugu Nol Kilometer RI atau biasa disebut Monumen Kilometer Nol merupakan sebuah penanda geografis yang unik di Indonesia. Hal ini berkaitan perannya sebagai simbol perekat Nusantara dari Sabang di Aceh sampai Merauke di Papua. Tugu ini bukan saja menjadi penanda ujung terjauh bagian barat di Indonesia tetapi juga menjadi objek wisata sejarah bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Lokasi tugu ini terletak di areal Hutan Wisata Sabang tepatnya di Desa Iboih Ujong Ba’u, Kecamatan Sukakarya, sekitar 5 km dari pantai iboh Letaknya di sebelah barat kota Sabang sekitar 29 kilometer atau memakan waktu sekitar 40 menit berkendara.
Datanglah ke ujung barat Indonesia ini untuk menapakkan kaki Anda di atas titik kilometer nol yang terbuat dari semen berbentuk lingkaran berdiameter 50 centimeter. Berdirilah di atasnya lalu abadikan fakta historis yang sifatnya pribadi itu. Dengan menyambangi tempat ini juga Anda nantinya akan mendapat sertifikat dari agen penjalanan resmi mana pun di Sabang sebagai bukti pernah berdiri di titik nol kilometer Indonesia
Tugu adalah simbol pengenang dimana arti pentingnya justru sering kali terlupakan dan bahkan diremehkan dengan cara tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu, selayaknya warga negara yang baik turut menjaga keberadaannya dengan tidak melakukan aksi vandalisme seperti mencorat-coret fasilitas atau pun merusak fasilitasnya.
Tugu kilometer Nol adalah sebuah bangunan setinggi 22,5 meter dengan bentuk lingkaran berjeruji. Bagian tugu dicat putih dan bagian atas lingkaran menyempit seperti mata bor. Puncak tugu ini terdapat patung burung Garuda menggenggam angka nol dilengkapi prasasti marmer hitam yang menunjukkan posisi geografisnya.

Di lantai pertama monumen terdapat sebuah pilar bulat dan terdapat prasasti peresmian tugu yang ditandatangani Wakil Presiden Try Sutrisno, pada 9 September 1997. Di lantai kedua terdapat sebuah beton bersegi empat dimana  tertempel dua prasasti yaitu prasasti pertama ditandatangani Menteri Riset dan Teknologi/Ketua BPP Teknologi BJ. Habibie, pada 24 September 1997. Dalam prasasti itu bertuliskan penetapan posisi geografis KM-0 Indonesia tersebut diukur pakar BPP Teknologi dengan menggunakan teknologi Global Positioning System (GPS). Prasati kedua  menjelaskan posisi geografis tempat ini yaitu 05 54" 21,99 Lintang Utara - 95 12" 59,02" Bujur Timur. Data teknis berdirinya tugu ini tertoreh di atas lempeng batu granit yang menyebutkan “Posisi Geografis Kilometer 0 Indonesia, Sabang. Lintang: 05o 54’ 21.42” LU. Bujur: 95o 13’ 00.50” BT. Tinggi: 43.6 Meter (MSL). Posisi Geografis dalam Ellipsoid WGS 84”.

Tugu Nol Kilometer Sabang sebenarnya tidak dipancangkan persis di garis terluar sisi barat wilayah Indonesia. Sebenarnya secara teknis, masih ada pulau di sisi paling barat Indonesia yaitu Pulau Lhee Blah, berupa pulau kecil di sebelah barat Pulau Breuh. Hal ini sama terjadi dengan pulau paling selatan yaitu Pulau Rote, walau secara teknis Pulau N’dana ialah pulau paling selatan di Indonesia.
beberapa photo yang diambil
http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcS22q7TNJpHjLEl26pGWe7BksorayAHdxUvUSz3c2VfJmmvyyJcX7iZz0uLEA

http://zonadamai.files.wordpress.com/2011/09/tugu-km-01-sabang.jpg 

http://stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2011/07/1310705522377115043.jpg

Dan masih banyak lagi tempat wisata yang bisa anda kunjungi di Pulau Sabang.