Pantai Teupin Layeu
Pantai Teupin Layeu dan Teupin sirkui merupakan objek Wisata utama di Kota Sabang pantai ini berada di Gampong Iboih,22 Kilometer ke arah barat laut Kota Sabang .dapat ditempuh menggunakan kendaraan umum dari pelabuahan Balohan selama 40 menit atau 30 menit dari Kota Sabang. Di pantai Teupin Layeu terdapat Cafe-Cafe dan rumah makan seta toko penyewaan
ini adalah beberapa photo yang diambil
Gapang pulau weh
Pantai Gapang adalah salah satu pantai yang cukup terkenal di wilayah Pulau Weh. Dengan perjalanan laut sekitar 7 km atau 23 km via darat melalui jalan aspal yang bagus, anda sudah bisa menuju pantai ini. Pantai Gapang adalah pantai yang landai, dengan banyaknya pohon peneduh yang menaungi pantai ini. Pasirnya putih dan garis pantainya pendek. Walaupun demikian, Gapang dan Iboih merupakan pusat kunjungan turis selama berada di Pulau Weh. Fasilitas dan kegiatan yang dapat anda lakukan cukup beragam. Kegiatan yang dapat dilakukan di pantai yang bersih ini adalah snorkeling dan menyelam. Hal ini dipermudah dengan adanya Lumba-Lumba Diving Center untuk mengakomodir kebutuhan turis akan kebutuhan olahraga minat ini. Dengan Rp. 15.000 saja masing-masing untuk snorkel dan sepatu katak, anda sudah bisa menikmati aktifitas snorkeling di pantai ini. Memang, layaknya pantai-pantai di seputaran Pulau Weh, ikan hias seperti clowfish atau yang biasa dikenal dengan “nemo”, angelfish, ikan bendera, barracuda kecil bahkan hingga moray eel dapat ditemukan di sini, bermain dan menyembul diantara anemon dan batu karang yang masih terlihat dengan jelas bahkan dari atas pantai. Ingin beristirahat? Jangan kuatir, seperti layaknya pantai utama di suatu daerah, pantai ini sudah dilengkapi dengan resort untuk menginap dari yang harganya murah hingga lumayan mahal.
ini beberapa photo yang diambil
Benteng Anoi Itam
Benteng Anoi Itam adalah Benteng pertahanan Jepang, berada di atas bukit yang menjorok ke arah laut dan memiliki panorama yang sangat indah. Dinamakan Anoi Itam (pasir hitam), karena pasir pantainya berwarna hitam. Di sekitarnya juga terdapat lima benteng lain yang berukuran kecil dan sedang di renovasi Pemko Jepang.
ini beberapa photo yang diambil
Tugu nol kilometer RI
Tugu
Nol Kilometer RI atau biasa disebut Monumen Kilometer Nol merupakan
sebuah penanda geografis yang unik di Indonesia. Hal ini berkaitan
perannya sebagai simbol perekat Nusantara dari Sabang di Aceh sampai
Merauke di Papua. Tugu ini bukan saja menjadi penanda ujung terjauh
bagian barat di Indonesia tetapi juga menjadi objek wisata sejarah bagi
wisatawan domestik maupun mancanegara.
Lokasi tugu ini terletak di areal Hutan Wisata Sabang tepatnya di Desa Iboih Ujong Ba’u, Kecamatan Sukakarya, sekitar 5 km dari pantai iboh Letaknya di sebelah barat kota Sabang sekitar 29 kilometer atau memakan waktu sekitar 40 menit berkendara.
Tugu adalah simbol pengenang dimana arti
pentingnya justru sering kali terlupakan dan bahkan diremehkan dengan
cara tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu, selayaknya warga negara
yang baik turut menjaga keberadaannya dengan tidak melakukan aksi
vandalisme seperti mencorat-coret fasilitas atau pun merusak
fasilitasnya.
Tugu kilometer Nol adalah sebuah
bangunan setinggi 22,5 meter dengan bentuk lingkaran berjeruji. Bagian
tugu dicat putih dan bagian atas lingkaran menyempit seperti mata bor.
Puncak tugu ini terdapat patung burung Garuda menggenggam angka nol
dilengkapi prasasti marmer hitam yang menunjukkan posisi geografisnya.
Di lantai pertama monumen terdapat sebuah pilar bulat dan terdapat prasasti peresmian tugu yang ditandatangani Wakil Presiden Try Sutrisno, pada 9 September 1997. Di lantai kedua terdapat sebuah beton bersegi empat dimana tertempel dua prasasti yaitu prasasti pertama ditandatangani Menteri Riset dan Teknologi/Ketua BPP Teknologi BJ. Habibie, pada 24 September 1997. Dalam prasasti itu bertuliskan penetapan posisi geografis KM-0 Indonesia tersebut diukur pakar BPP Teknologi dengan menggunakan teknologi Global Positioning System (GPS). Prasati kedua menjelaskan posisi geografis tempat ini yaitu 05 54" 21,99 Lintang Utara - 95 12" 59,02" Bujur Timur. Data teknis berdirinya tugu ini tertoreh di atas lempeng batu granit yang menyebutkan “Posisi Geografis Kilometer 0 Indonesia, Sabang. Lintang: 05o 54’ 21.42” LU. Bujur: 95o 13’ 00.50” BT. Tinggi: 43.6 Meter (MSL). Posisi Geografis dalam Ellipsoid WGS 84”.
Tugu Nol Kilometer Sabang sebenarnya tidak dipancangkan persis di garis terluar sisi barat wilayah Indonesia. Sebenarnya secara teknis, masih ada pulau di sisi paling barat Indonesia yaitu Pulau Lhee Blah, berupa pulau kecil di sebelah barat Pulau Breuh. Hal ini sama terjadi dengan pulau paling selatan yaitu Pulau Rote, walau secara teknis Pulau N’dana ialah pulau paling selatan di Indonesia.
Di lantai pertama monumen terdapat sebuah pilar bulat dan terdapat prasasti peresmian tugu yang ditandatangani Wakil Presiden Try Sutrisno, pada 9 September 1997. Di lantai kedua terdapat sebuah beton bersegi empat dimana tertempel dua prasasti yaitu prasasti pertama ditandatangani Menteri Riset dan Teknologi/Ketua BPP Teknologi BJ. Habibie, pada 24 September 1997. Dalam prasasti itu bertuliskan penetapan posisi geografis KM-0 Indonesia tersebut diukur pakar BPP Teknologi dengan menggunakan teknologi Global Positioning System (GPS). Prasati kedua menjelaskan posisi geografis tempat ini yaitu 05 54" 21,99 Lintang Utara - 95 12" 59,02" Bujur Timur. Data teknis berdirinya tugu ini tertoreh di atas lempeng batu granit yang menyebutkan “Posisi Geografis Kilometer 0 Indonesia, Sabang. Lintang: 05o 54’ 21.42” LU. Bujur: 95o 13’ 00.50” BT. Tinggi: 43.6 Meter (MSL). Posisi Geografis dalam Ellipsoid WGS 84”.
Tugu Nol Kilometer Sabang sebenarnya tidak dipancangkan persis di garis terluar sisi barat wilayah Indonesia. Sebenarnya secara teknis, masih ada pulau di sisi paling barat Indonesia yaitu Pulau Lhee Blah, berupa pulau kecil di sebelah barat Pulau Breuh. Hal ini sama terjadi dengan pulau paling selatan yaitu Pulau Rote, walau secara teknis Pulau N’dana ialah pulau paling selatan di Indonesia.
beberapa photo yang diambil
Dan masih banyak lagi tempat wisata yang bisa anda kunjungi di Pulau Sabang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar